Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Life is Beautiful “Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia”
Nenek ini menangis kala hujan maupun panas. Seorang lelaki merasa iba dan bertanya, “Mengapa Nenek menangis?” Nenek itu menjawab, “Aku punya dua orang anak, anak lelakiku menjual es sementara anak perempuanku menjual payung. Bila hujan turun, aku sedih memikirkan anak lelakiku yang esnya tak laku. Sebaliknya, bila hari panas, aku sedih memikirkan anak perempuanku yang payungnya tak laku.” Mendengar itu lelaki tadi berkata, “Sekarang coba pikirkan yang sebaliknya. Kalau hujan turun pikirkan anak perempuanmu. Pasti payungnya banyak terjual. Sebaliknya, kalau cuaca cerah pikirkan anak lelakimu. Bukankah esnya akan laku keras?” Nenek itu mendengarkan nasihat tersebut dengan sungguh-sungguh dan sejak itu ia tak pernah menangis lagi. Ia selalu bersyukur dan tersenyum setiap saat. Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia.
Ketersediaan
| 2025-00029 | 158.1 ARF l | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
158.1 ARF l
|
| Penerbit | PT Elex Media Komputindo : Jakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
216 halaman
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
978-602-02-1941-7
|
| Klasifikasi |
158.1 ARF l
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek |
-
|
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






