<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1802">
 <titleInfo>
  <title>Dunia Diseriusi, Akhirat Dibercandai</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ummu Qalsum IQT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Transmedia Pustaka</publisher>
  <dateIssued>2024</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>144 halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dunia Diseriusi, Akhirat Dibercandai&#13;
Ternyata Aku Sepayah Ini...&#13;
&#13;
Untukmu yang lelah dikejar ekspektasi manusia&#13;
Untukmu yang lelah dihajar validasi dan realita&#13;
Untukmu yang cemas di dunia gegap-gempita&#13;
Untukmu yang babak belur dihajar uji coba&#13;
Untukmu yang lelah mengejar bayang dunia&#13;
&#13;
Ingatlah bahwa yang membuat kita lelah dalam hidup ini: Selalu merasa berlomba dengan yang lainnya. Seolah-olah misi besar kita di bumi adalah untuk menyenangkan semua insan. Hidup udah capek banget, padahal aslinya singkat. Akhirat sebenarnya panjang banget, tapi bekal belum ada apa-apanya. Apa yang dunia telah janjikan? Sampai dikejar segitunya. Bangun di pagi hari dengan ambisius, ditutup oleh malam hari dengan gelisah tak bisa terlelap. Apa sih yang telah dunia janjikan? Sampai-sampai energi kita mengalahkan kerja rodi. Tak hanya mengorbankan agama, menggadaikan iman, namun juga ketenangan jiwa. Dunia hanya sementara, tapi kita sering kali bersikap seakan hidup selamanya. Betapa banyak dari kita yang hari ini sedang tertawa terbahak-bahak, sementara kain kafannya sedang ditenun. Banyak yang menggalaukan cinta, manusia, ataupun harta, sementara kain kafannya sedang dipintal. Banyak yang sibuk mengejar ambisi, sementara batu nisannya mulai dipahat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>297.5 UMM d</classification>
 <identifier type="isbn">9786235269474</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN MAN 1 GRESIK Islami, Cerdas, Unggul, Kompetitif dan Peduli Lingkungan</physicalLocation>
  <shelfLocator>297.5 UMM d</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2025-00047</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>297.5 UMM d</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>dunia_diseriusi_akhirat_dibercandai.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1802</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-02 14:48:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-03 09:58:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>