Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Dunia Diseriusi, Akhirat Dibercandai
Dunia Diseriusi, Akhirat Dibercandai
Ternyata Aku Sepayah Ini...
Untukmu yang lelah dikejar ekspektasi manusia
Untukmu yang lelah dihajar validasi dan realita
Untukmu yang cemas di dunia gegap-gempita
Untukmu yang babak belur dihajar uji coba
Untukmu yang lelah mengejar bayang dunia
Ingatlah bahwa yang membuat kita lelah dalam hidup ini: Selalu merasa berlomba dengan yang lainnya. Seolah-olah misi besar kita di bumi adalah untuk menyenangkan semua insan. Hidup udah capek banget, padahal aslinya singkat. Akhirat sebenarnya panjang banget, tapi bekal belum ada apa-apanya. Apa yang dunia telah janjikan? Sampai dikejar segitunya. Bangun di pagi hari dengan ambisius, ditutup oleh malam hari dengan gelisah tak bisa terlelap. Apa sih yang telah dunia janjikan? Sampai-sampai energi kita mengalahkan kerja rodi. Tak hanya mengorbankan agama, menggadaikan iman, namun juga ketenangan jiwa. Dunia hanya sementara, tapi kita sering kali bersikap seakan hidup selamanya. Betapa banyak dari kita yang hari ini sedang tertawa terbahak-bahak, sementara kain kafannya sedang ditenun. Banyak yang menggalaukan cinta, manusia, ataupun harta, sementara kain kafannya sedang dipintal. Banyak yang sibuk mengejar ambisi, sementara batu nisannya mulai dipahat.
Ketersediaan
| 2025-00049 | 297.5 UMM d | My Library | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
297.5 UMM d
|
| Penerbit | Transmedia Pustaka : Semarang., 2024 |
| Deskripsi Fisik |
144 halaman
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-5269-47-4
|
| Klasifikasi |
297.5 UMM d
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek |
-
|
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






