<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1808">
 <titleInfo>
  <title>Seribu Wajah Ayah</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurun Ala</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PT. Grasindo Anggota</publisher>
  <dateIssued>2025</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>144 halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Malam ini, kamu dipaksa untuk menengok ke belakang sampai lehermu pegal. Kamu dipaksa untuk berkejar-kejaran dengan waktu untuk kembali memunguti potongan masa lalu.&#13;
&#13;
Beragam ekspresi wajah ayahmu seketika hadir membayang: bahagia, sedih, bangga, marah, murung, kecewa, dan aneka ekspresi lain yang kamu terlalu lugu untuk mendefinisikannya. Meskipun begitu, kamu yakin betul, masih banyak wajah yang ia sembunyikan di hadapanmu.&#13;
&#13;
Juga, yang tak benar-benar kamu perhatikan karena kamu terlalu asyik dan sibuk dengan duniamu. Ada sesal di sana, tentang ketulusan yang kamu campakkan. Tentang rindu yang dibawa pergi. Tentang budi yang tak sempat—dan memang tak akan pernah—terbalas. Seribu wajah ayah sekalipun yang kamu kenang dan ratapi malam ini, tak ‘kan pernah mengembalikannya.&#13;
&#13;
Buku Seribu Wajah Ayah mengajak pembaca untuk merefleksikan kasih orang tua kepada anaknya. Di balik kasih orang tua, terdapat pengorbanan yang dilakukan orang tua agar dapat memberikan kehidupan yang bahagia bagi anak-anak. Selain merefleksikan, buku ini juga mengajak pembaca untuk bersyukur atas orang-orang tersayang yang Tuhan hadirkan di dalam hidup kita.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>306.85 NUR s</classification>
 <identifier type="isbn">9786020522678</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN MAN 1 GRESIK Islami, Cerdas, Unggul, Kompetitif dan Peduli Lingkungan</physicalLocation>
  <shelfLocator>306.85 NUR s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2025-00044</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>306.85 NUR s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>seribu_wajah_ayah.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>1808</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-03 09:46:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-03 09:37:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>